Categories
Uncategorized

(Indonesian) Apakah Developer Aplikasi Android dibayar per download ?

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

24 replies on “(Indonesian) Apakah Developer Aplikasi Android dibayar per download ?”

[…] Padahal aplikasi tersebut gratis. Mereka tidak membayar untuk mendownload. Paling membayar kuota internet. Itupun biaya internet dibayarkan ke operator bukan dibayar ke saya. Mereka berpikir saya mendapatkan uang dari Google atau dari operator selular. Kok bisa? :o. Secara lengkap mengenai pembahasan saya ini dapat dibaca di Apakah Developer Aplikasi Android dibayar per download ? […]

Itulah yang banyak ada dipikiran orang pak, padahal saya sudah kasoh tau mereka bahwa setiap download aplikasi, sipemilik aplikasi tidak mendapatkan fee apapun. Tapi mereka tidak percaya… Mau dijelaskan datangnya fee itu dari iklan pop up pun ga bakalan ngerti… Hehehe.
Tetap semangat dan sukses terus pak

benar banget dengan artikel ini.saya membuat aplikasi garuda browser dan launching di playstore rata2 orang indonesia pasti bertanya bgtu.ini website bagus memberi pencerahaan ke masyarakat indonesia

Saya sendiri baru tahu… hahahaha
akan tetapi pertanyaan saya sekarang, darimanakah pemasukan pembuat aplikasi gratis ? yang sudah repot buang tenaga dan pikiran untuk hanya membuat sebuah aplikasi YANG GRATIS…?

Klo itu sih bener bahkan tak terbantahkan, pembuat aplikasi jauh lebih bahagia kalau yang unduh buaaanyak dan semuanya puas.

Dari monetisasi via google admob, dengan memberikan iklan berupa banner, interistial atau video reward.

minta tips and trik bos. ane udah download apk gratis ke playstore. ad mob jg ada masuk tp dikit. nah apk ane udah jalan ampir 1 bulan, udah ada yg download tuh. pas udah 1 bulan lebih dikit. kok akun developer ane di suspend. itu knpa ya. saya udah coba 2 X gitu terus og, mohon pencerahan.

wkwkwk.. kan ada sponsornya :v
itu WA berpengaruh pada peradaban internet dunia.. pasti dibayar.. bisa dari siapa saja… provider penyedia internet juga harus bayar royalti tu ke WA. Contohnya telkomsel harus bayar ke WA karena ada nya WA paket Chat Telkomsel Jadi laku. Coba Ngak Ada WA berkuranglah minat orang beli kuota.. Internet ini propaganda Gaes !!! wkwkwk itu WA bukan perorangan yang bikin, bukan ecek2 itu perusahaan besar seluruh Provider Dunia Ada Andil disitu…

Tapi Boss..saat kita download satu aplikasi, kan menggunakan Data berapa MB misal…..,
Bukan kah itu akan merupakan pendapatan google untuk bayar developer….?

Maaf ya tuan/puan, sy juga belajar tentang perisian software maker di unified technology college, tapi Serba sedikit saya dapat info yg kalau kita buat aplikasi Dan publishing di play store, ia bergantung pada data kuota yg pengguna gunakan.
contoh tuan beli kuota 100mb harganya $1usd, artinya kalau pengguna download aplikasi se besar 100mb, mereka telah belanjakan $1usd.
kemudian jika aplikasi tuan ITU game, kalau main game ITU 1jam menggunakan 100mb, nah disitu pemilik trafik internet dapat lagi $1usd.
sementara pemilik aplikasi bukan pemilik trafik internet dibayar komisi aja.
tahukah pemilik trafik internet?
Contohnya YouTube, trafik internet YouTube milik YouTube, tapi vedeo yg diupload adalah milik kita, kalau ada penonton yg nonton vedeo 10mb besarnya,nilainya 10cen akan dibahagikan oleh pemilik YouTube dengan pemilik vedeo.
jadi begitu juga kalau kita guba admob, hogle, AdSense Dan lain2 trafik yg memberi kita peluang Niaga internet.

Pembuat WA kaya raya karena WA dibeli google dg harga trilyunan
Google memperoleh pendsapatan dari menjual database pengguna

Biasanya dari iklan popup kayak video atau gambar beda lagi sama game online pemasukannya ya dari topup game.. atau membeli item lainnya dalam game

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.