Orang Indonesia Lebih Mempercayai Aplikasi Buatan Luar Negeri ?

Apakah Anda berpikir seperti judul tulisan ini ? Jika ya, berarti lebih membenarkan apa yang saya simpulkan selama ini. Coba lihat di handphone Android Anda. Berapa banyak aplikasi buatan dalam negeri dibanding aplikasi buatan luar negeri. Hal tersebut tentunya lebih membuktikan kembali kebenaran dari judul tulisan ini.

Jika saya coba untuk memberikan informasi mengenai Aplikasi Android buatan saya kepada kenalan saya, ada dua hal sepertinya yang menjadi resistansi kenapa mereka enggan menginstall aplikasi saya tersebut :

  1. Mereka berpikir bahwa saya mendapatkan uang jika mereka mendownload aplikasi saya tersebut
  2. Padahal aplikasi tersebut gratis. Mereka tidak membayar untuk mendownload. Paling membayar kuota internet. Itupun biaya internet dibayarkan ke operator bukan dibayar ke saya. Mereka berpikir saya mendapatkan uang dari Google atau dari operator selular. Kok bisa? :o. Secara lengkap mengenai pembahasan saya ini dapat dibaca di Apakah Developer Aplikasi Android dibayar per download ?

  3. Saya dapat meng hack dan membuat macam-macam terhadap hp mereka
  4. Duh, ini sedih banget. HP android sudah semakin canggih. Prinsipnya apa yang dilakukan oleh aplikasi terhadap hp harus sepengatahuan dari pengguna. Lagipula saya tidak secanggih itu. Dan yang lebih penting, tidak ada niatan untuk meng-hack hp orang. Tidak ada gunanya.

Dua hal tersebut sepertinya tidak menjadi resistansi jika aplikasi yang akan didownload bukan dibuat oleh orang Indonesia. Mereka tanpa berpikir panjang akan langsung mendownload aplikasi buatan luar negeri tersebut.

Jika Anda lebih mendahulukan untuk menginstall aplikasi buatan Indonesia, sebenarnya Anda dapat turut serta memajukan kehidupan bangsa. Akan tercipta market yang potensial dan simbiosis mutualisme antara pengguna dan developer. Jangan sampai negara kita dibanjiri oleh developer dari luar negeri dan aplikasi dari luar negeri dibandingkan dari dalam negeri.

Jadi masih ragu untuk menginstall aplikasi buatan orang Indonesia ?

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *